Kamis, 05 Desember 2013

Gara-gara Kesetrum iPhone 4, Pria Koma 10 Hari

Gara-gara Kesetrum iPhone 4, Pria Koma 10 Hari - Setelah Ponsel Smartphone, Android Meledak Saat Di Charge ternyata ada korban yang lebih parah, pasalnya di China terdengar kabar Pria koma selama 10 hari setelah tersetrum iPhone 4.


Kasus sengatan listrik dari iPhone kembali terulang. Setelah menewaskan seorang pramugari akibat tersetrum listrik dari iPhone, kejadian hampir sama menimpa pria asal China.

Cukup beruntung, sengatan listrik tidak sampai menewaskan pria bernama Wu Jiantong tersebut. Namun, saat ini, Wu Jiantong mengalami koma dan harus dirawat di rumah sakit Beijing.

Seperti dikutip dari ZDnet, selama 10 hari terakhir, pria berumur 30 tahun itu harus dirawat di unit perawatan intensif (ICU) karena kondisinya terus menurun.

Kejadiannya sendiri berlangsung pada tanggal 8 Juli lalu dan disebutkan Wu tersengat listrik saat hendak men-charge iPhone 4 miliknya yang habis baterai. Menurut penuturan saudara perempuan Wu, ia mendengar Wu berteriak dan setelah berbalik ke arahnya, kakaknya telah tergeletak di lantai.

Melihat kejadian itu, secara reflek ia segera mencabut charger iPhone dari stop kontak. "Saya kemudian merasa nyeri, seperti tertusuk jarum di ujung jari saya. (Rasa nyeri) Menjalar dari jari, sampai lengan, badan, dan kaki saya," tuturnya.

Ia mencoba membangunkan kakaknya, tetapi tidak mendapat respons. Setelah itu, Wu terlihat mengalami kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.

Setibanya di rumah sakit, Wu tidak bernapas lagi dan kondisinya digambarkan sangat buruk, tetapi dokter berhasil menyadarkannya. Tiga hari kemudian, kondisi Wu telah stabil. Namun, ia kemudian mengalami koma dan harus dirawat di ruang ICU karena kurangnya pasokan oksigen ke otak selama jangka waktu yang panjang.

"Itu tidak diragukan lagi sengatan listrik," kata dokter rumah sakit Dian Hai Wu di Beijing.

Menurut laporan Wan Bao Beijing, baik iPhone maupun charger-nya masih berada dalam kondisi yang baik. Namun, adik Wu mengatakan charger yang digunakan bukan produk Apple asli.

Penggunaan charger palsu ini sama dengan pramugari bernama Ma Ailun yang tewas tersengat listrik dari iPhone saat menelepon menggunakan iPhone 4 yang sedang di-charge



Untuk sobat-sobat jangan lupa juga mampir di blogku yang satu ini yaa :-)

iPhone Di-Charge, Pramugari China Tewas Kesetrum

iPhone Di-Charge, Pramugari China Tewas Kesetrum
iPhone Di-Charge, Pramugari China Tewas Kesetrum - Kejadian seperti ini seharusnya menjadi peringatan bagi kita agar kita selalu berhati-hati khususnya saat menggunakan ponsel yang sedang di-charge.
 
Seorang wanita di Changji, Xinjiang, China, Marc Allen alias Ma Ailun tewas karena kesetrum saat menggunakan iPhone yang sedang di-charge.

Ketika itu, Allen yang merupakan mantan pramugari China Southern Airlines ini tengah menelepon temannya yang merupakan seorang polisi. Saat asyik berbicara, ia tiba-tiba tersengat listrik.


Ailun yang akan menikah pada 8 Agustus 2013 mendatang ini pun jatuh hingga kemudian tewas. Polisi lokal menyebutkan, hasil identifikasi jenazahnya menunjukkan ada bekas luka setrum di leher.

Insiden ini kemudian disebar oleh kakak sulung Ma Ailun ke jejaring sosial mirip Twitter, Weibo. Sang kakak berharap Apple bertanggung jawab atas kasus ini.

"Saya berharap Apple Inc. bisa memberikan penjelasan. Saya juga berharap kalian semua tidak menggunakan telepon genggam yang sedang diisi," tulis sang kakak, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (15/7/2013).

Menanggapi hal itu, pihak Apple menyatakan permintaan maaf dan duka mendalam atas kematian Ailun. "Kami turut berduka dan meminta maaf atas kejadian tersebut," demikian yang dilansir News.com.au.



Untuk sobat-sobat jangan lupa juga mampir di blogku yang satu ini yaa :-)
 

Apple Tawarkan Program Tukar Tambah Charger "KW"

apple adakan progam tukar tambah charger kw
  Apple Tawarkan Program Tukar Tambah Charger "KW" - Keselamatan konsumen merupakan hal yang terpenting bagi Apple. Apple menawarkan program tukar tambah charger aspal (asli tapi palsu) atau "KW" untuk mengganti charger buatan dari pihak ketiga yang cenderung membahayakan konsumen pengguna produk resmi Apple.


  Menyadari bahwa charger buatan pihak ketiga atau tidak resmi didesain dengan tidak baik dan dapat menimbulkan masalah tersendiri, Apple mengumumkan sebuah program yang disebut "USB Power Adapter Takeback Program". Melalui program ini, para pengguna dapat menukar charger tidak resmi milik mereka dengan harga hanya 10 dollar AS atau sekitar Rp 100.000.


  Harga tersebut jauh lebih murah dari harga biasanya. Charger iPhone biasanya dijual dengan harga sekitar 20 hingga 40 dollar AS.

  "Keselamatan konsumen adalah prioritas teratas Apple. Oleh karena itu, semua produk kami, termasuk USB Power Adapter untuk iPhone, iPad, dan iPod sudah melalui berbagai macam tes untuk keselamatan dan keandalan serta didesain untuk memenuhi standar keselamatan di seluruh dunia," tulis Apple, seperti dikutip dari Cnet, Selasa (6/8/2013).

  Program ini sendiri dimulai pada 16 Agustus dan berakhir pada 18 Oktober 2013, dan terbatas hanya untuk pertukaran sebuah charger per perangkat. Untuk melakukan pertukaran, pengguna wajib membawa perangkat mereka pada saat pertukaran untuk verifikasi nomor serial.

  Program tersebut berjalan di Apple Store di seluruh dunia. Namun, karena Apple masih belum membuka Apple Store di Indonesia, program ini tampaknya tidak berlaku di Indonesia. Belum ada kepastian apakah program ini bisa dilakukan melalui reseller resmi.

  Maraknya kasus meledak atau sengatan listrik dari gadget yang terjadi belakangan ini memang disebabkan oleh penggunaan perangkat pihak ketiga. Penyebab tewasnya pramugari cantik asal China, Ma Ailun, yang tersengat listrik ketika melakukan panggilan telepon dari iPhone 5 yang sedang isi baterai adalah penggunaan alat charge yang bukan dibuat oleh Apple.

  Sementara itu, Wu Jiantong, pria yang juga berasal dari China, mengalami koma akibat tersetrum listrik dari iPhone. Penyebabnya pun tidak berbeda jauh, charger yang digunakan bukan produk asli dari Apple. 



Untuk sobat-sobat jangan lupa juga mampir di blogku yang satu ini yaa :-)
 

Rabu, 04 Desember 2013

Cara Pakai Baterai Smartphone, Android, Laptop Biar Awet

Cara Pakai Baterai Smartphone, Android, Laptop Biar Awet 

tips pakai baterai bar awet

Cara Pakai Baterai Smartphone, Android, Laptop Biar Awet 
 Banyaknya kabar tentang ponsel meledak mengharuskan kita untuk extra berhati-hati dalam mengopersikan ponsel khususnya saat men-charge hp android, saya ingin berbagi sedikit informasi agar temen-temen tidak menjadi korban berkutnya.
 Lithium ion (Li-ion) merupakan satu-satunya baterai isi ulang yang punya banyak keunggulan dibanding baterai lainnya. Resikonya juga lebih kecil dengan catatan proses manufakturnya dilakukan dengan baik dan penggunanya tidak melakukan hal-hal yang menyebabkan bahaya yang disebabkan oleh baterai Li-ion

.

  Karena itulah belilah baterai Li-ion hanya dari vendor yang terpercaya. Jika Anda membeli aksesoris tambahan seperti baterai handphone cadangan atau charger portabel, pastikan kalau baterai yang Anda beli dijual oleh produsen yang menjalankan proses manufaktur yang baik.

  Kita tidak dapat mendeteksi cacat produksi karena partikel metalik yang terkandung dalam cacat produksi dalam baterai cacat produksi yang menyebabkan thermal runaway sangat kecil dan tidak kasat mata. Yang dapat dilakukan adalah berhati-hati saat menggunakan baterai, khususnya saat sedang diisi ulang. Jangan simpan smartphone yang sedang diisi ulang dekat bahan yang mudah terbakar seperti dekat buku, kasur, bantal apalagi dekat kepala.

Berikut cara sederhana bagaimana menggunakan baterai smartphone, tablet dan notebook dengan baik:


  • Selalu gunakan charger original bawaan hp ya brooo!!. Jika charger original anda rusak belilah charger dari merk hp anda dan jangan beli charger yang aslpal (asli tapi palsu) hanya karna harga nya lebih murah dari yang original.
  • Jangan melakukan charging di dekat bahan yang mudah terbakar, seperti kasur / ranjang, apalagi bensin.
  •  Hindari menelepon ketika sedang di-charge, kalau terpaksa selalu waspada dengan perubahan suhu tinggi yang cepat dan segera jauhkan dari anggota badan anda (dan orang lain) jika terjadi.
  •  Jika merasakan panas berlebih pada perangkat khususnya ketika sedang di-charge, SEGERA lepaskan perangkat dari charger dari listrik kalau tidak memungkinkan, menjauh dari perangkat Anda.
  •  Berbeda dengan Nickel based battery, Li Ion tidak memiliki memory effect dan justru akan memperpendek usia baterai jika digunakan sampai habis (discharge / deep discharge). Segera chargebaterai Anda jika sudah mencapai daya 25%. Dalam kasus tertentu, deep discharge bisa menyebabkanshort circiut.
  •  Hindari menyimpan peralatan elektronik (baterai) pada paparan panas tinggi seperti dashboard mobil yang terpapar sinar matahari atau terkena paparan langsung sinar matahari.
  •  Hindari menggunakan charger non standar yang tidak sesuai spesifikasi kecuali Anda mengerti dengan baik daya yang dihasilkan oleh charger cocok dengan perangkat anda. Penggunaan charger non standarbisa mengakibatkan rusaknya rangkaian pengaman baterai.
  •  Fast charger dengan voltase tinggi memperpendek umur baterai Anda. Charger dengan voltase terlalu tinggi (> 4,2 V/cell) dapat merusak baterai dan berbahaya.
Yah sekiraya itu saja broo yang dapat saya bagikan kepada temen-temen ada kurang lebihnya ya maap :-D 



Untuk sobat-sobat jangan lupa juga mampir di blogku yang satu ini yaa :-)
 

Kebiadaban Amerika Terhadap Tsunami Di Aceh

Kebiadaban Amerika Terhadap Tsunami Di Aceh

Masih teringat tentang sebuah syair dari Iwan Fals, "Saat Minggu Masih Pagi".

"Ribuan jiwa melayang pergi,
Jutaan hati merintih pasti, Saat
minggu masih pagi, Gempa dan
Tsunami menghantam negeri,
Harta benda musnah bersama air
mata. Bayi bayi lepas dari
pangkuan ibunya, Tak ada lagi
kata di hati mereka, Tinggal
kepasrahan dan
kepedihan."
  (Iwan Fals, Saat
Minggu Masih Pagi).

 Pada tanggal 26 Desember 2004 yang silam, telah terjadi gempa bumi dan Tsunami dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa Bumi ini tercatat terjadi pada waktu 07:58:53 WIB. Pusat gempa sendiri terletak pada bujur 3.316°
N 95.854° E kurang lebih 160 km sebelah barat aceh sedalam 10 km. Gempa ini berkekuatan 9,3 skala Richter.
 Sebanyak 173.741 jiwa meninggal dan 116.368 orang dinyatakan hilang, sedangkan di Sumatera Utara 240 orang tewas, Tsunami aceh mengakibatkan ribuan rumah dan bangunan rusak, dan menyebabkan hampir setengah juta orang jadi pengungsi. Tragedi tsunami akhir tahun 2004 tersebut telah meninggalkan kesedihan dan penderitaan luar biasa bagi masyarakat Provinsi Aceh dan Sumatera Utara khususnya dan bangsa Indonesia.


 Namun kini banyak tanda tanya Misteri rahasia Tsunami di Aceh.
Dulu Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), DR Eggi Sudjana SH Msi mensinyalir, bahwa bencana yang menimpa NAD dan sekitarnya bukanlah gempa dan gelombang tsunami yang sesungguhnya. Akan tetapi sebuah gelombang bom termonuklir yang sengaja diledakkan di bawah laut.
Pendapat Eggi tersebut dikemukakan kepada Wawasan, usai dialog menyoal seratus hari pemerintahan SBY, di kantor pengacara Taufik SH di Solo. “Melalui pendapat dan analisa yang dikemukakan pakar nuklir independen asal Australia Joe Vialls, saya sepakat, bahwa ada indikasi kuat Amerika dengan dua kapal perangnya satu diantaranya bernama USS Abraham Lincoln, berada di balik tragedi itu,” katanya.
Menurut Eggi, sebelum terjadi bencana itu, Amerika telah mengeluarkan travel warning kepada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia. Sementara masuknya kapal induk asing, cukup mengundang pertanyaan, kenapa diperbolehkan oleh pemerintah kita. Dengan kata lain, Jakarta tahu benar akan keberadaan kapal asing di perairan kita.
  “Ada temuan kejanggalan lagi, CNN selama ini memberitakan bahwa pusat gempa terjadi di dekat pulau We. Sementara yang terjadi sesungguhnya di dekat pulau Nias dengan kekuatan gempa hanya 5,4 skala richter. Namun yang terjadi adalah sebuah gelombang susulan dengan kekuatan yang lebih dahsyat. Ironisnya, perusahaan AS Exxon yang ada di sana, luput dari bencana itu. Sehingga ada dugaan keras, ada senjata pemusnah massal yang diarahkan ke sana,” paparnya.
  Usai kejadian itu, lanjut dia, tentara AS di kapal induk USS Abraham Lincoln yang jumlahnya 15.600 personil langsung diterjunkan. Sementara Kopassus dan Pasukan Reaksi Cepat (PRC), yang fungsinya sebagai penanggulangan bencana sama sekali tak diturunkan. Sementara India, Srilanka dan Thailand menolak kehadiran tentara asing itu. Televisi Al Jazeera pernah menyiarkan, bahwa bencana di Aceh bukanlah akibat gelombang tsunami. Akan tetapi sebuah bom helium yang bersifat halus namun mematikan.
“Kami menduga India memang sudah tahu akan adanya bencana itu. Karena negara itu justru punya pencatat gempa, yang bisa membedakan mana gempa sungguhan dan mana gempa buatan. Di India di Tamil Nadu, merupakan pusat nuklir. Sehingga sudah terdeteksi dulu.”

  Menurut Eggi, Joe Vialls tahu benar senjata termonuklir yang diledakkan di bawah laut akan menimbulkan gelombang dahsyat. Sementara jika tsunami, ketinggian gelombang maksimal, tidak akan mencapai seperti yang terjadi di Aceh. “Sejarah juga mencatat, selamanya tsunami tidak berdampak membakar korbannya, karena air. Namun sempat ditemukan tiga orang anak nelayan Aceh yang terbakar dengan tubuh penuh oli.”
Disinggung rencana besar apa di balik itu, Eggi mengatakan, AS ingin menjadikan pangkalan militernya di Aceh. Hal itu dikuatkan dengan ditolaknya percepatan militer itu untuk segera mengakhiri bantuannya di sana. Aceh juga akan dijadikan jaringan pasar bebas perdagangan AS. “Dalam kontek ini, SBY lemah, intelijen kita juga lemah. Apalagi TNI,” jelasnya.
 Nah gimana menurut teman2 apa tsunami aceh itu mutlak bencana alam atau memang ada Negara Maha kuasa yang merancang semuannya.
 Seperti keadaan sekarang, beberapa negara Islam di timur tengah bisa mendadak kacau secara bersamaan. apakah mungkin rakyat ingin demokrasi ataukah ada Negara Maha kuasa yang mengatur semuanya.



Untuk sobat-sobat jangan lupa juga mampir di blogku yang satu ini yaa :-)